Arus Petikemas Terminal Teluk Lamong Tumbuh 12,54 Persen hingga September 2026
- Penulis : Redaksi
- | Senin, 19 Okt 2026 16:32 WIB
SURABAYA, detik77news.id — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat arus petikemas sebanyak 2.299.342 TEUs hingga akhir September 2026, meningkat 12,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didukung penguatan layanan pelayaran internasional, peningkatan arus petikemas domestik, serta optimalisasi operasional tiga terminal yang dikelola perusahaan.
Ketiga terminal tersebut meliputi TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian. TTL terus mengoptimalkan pelayanan kapal dan kegiatan bongkar muat untuk menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan daya saing layanan logistik.
Manager Corporate Communication PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permata Sari, mengatakan peningkatan arus petikemas menunjukkan kepercayaan perusahaan pelayaran dan pengguna jasa terhadap layanan terminal.
“Yang kami syukuri bukan hanya bertambahnya jumlah petikemas, tetapi juga semakin banyaknya kapal dan pelanggan yang mempercayakan kegiatan logistiknya kepada terminal kami. Bagi TTL, kepercayaan ini harus dijawab dengan pelayanan yang semakin cepat, aman, dan andal,” ujar Dahlia.
Layanan Pelayaran Internasional Diperkuat
Salah satu pendorong pertumbuhan kinerja TTL berasal dari meningkatnya aktivitas petikemas internasional. Sepanjang Januari hingga September 2026, TPK Teluk Lamong memperoleh tambahan konektivitas melalui dua layanan pelayaran baru, yakni CSE Service dan SCJX Service.
Selain layanan reguler, TPK Teluk Lamong melayani 25 kunjungan kapal internasional nonreguler atau ad hoc call dengan total muatan mencapai 16.014 TEUs.
Penambahan layanan tersebut memperluas pilihan konektivitas bagi pelaku usaha dalam mengirimkan maupun menerima barang melalui Jawa Timur.
Dahlia menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menarik lebih banyak kunjungan kapal dan membuka peluang penambahan rute pelayaran.
TPK Nilam Catat Pertumbuhan Sekitar 16 Persen
Di segmen domestik, TPK Nilam mencatat arus petikemas sebanyak 415.082 TEUs hingga September 2026, meningkat dari 357.536 TEUs pada periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 16 persen.
Kinerja TPK Nilam antara lain didukung peningkatan muatan layanan Caraka Tirta Perkasa dengan tujuan Makassar serta Meratus menuju Kendari. Optimalisasi pelayanan kapal Tanto pada rute Ambon dan Sorong juga mendukung distribusi petikemas menuju kawasan Indonesia timur.
Penguatan layanan domestik tersebut menjadi bagian penting dari upaya TTL mendukung kelancaran distribusi barang antardaerah, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kegiatan usaha.
Optimalisasi Operasional Tiga Terminal
Selain TPK Teluk Lamong dan TPK Nilam, TPK Berlian terus mengoptimalkan fasilitas tambatan dan peralatan bongkar muat. Pengaturan operasi kapal serta pemanfaatan container crane menjadi perhatian untuk menjaga produktivitas dan meningkatkan efisiensi waktu pelayanan.
Pengelolaan ketiga terminal secara terintegrasi memungkinkan TTL menyesuaikan kapasitas dan layanan berdasarkan kebutuhan masing-masing segmen pasar.
Dahlia menegaskan bahwa peningkatan volume harus diikuti dengan perbaikan kualitas pelayanan agar kegiatan terminal dapat mendukung kelancaran rantai pasok.
“Setiap petikemas yang kami tangani adalah bagian dari rantai pasok dan kegiatan ekonomi. Karena itu, ukuran keberhasilan kami bukan semata-mata berapa banyak petikemas yang masuk, tetapi juga seberapa baik kami melayani kapal dan pelanggan. Itulah yang terus kami perbaiki bersama seluruh tim,” tambahnya.
Ke depan, TTL akan melanjutkan penguatan konektivitas pelayaran, peningkatan produktivitas, serta optimalisasi fasilitas di TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian untuk menjaga pertumbuhan dan meningkatkan daya saing layanan logistik.
Editor : Redaksi