Senin, 05 Okt 2026 06:50 WIB

Miliki Keberagaman Suku hingga Agama, Kota Surabaya jadi Simbol Toleransi Etalase Nasional

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 24 Des 2025 08:09 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Karang Taruna Surabaya (Istimewa)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Karang Taruna Surabaya (Istimewa)

NUSABARU - Kota Surabaya bukan sekedar kota metropolitan yang maju secara ekonomi, melainkan juga menjadi etalase nasional dalam pengelolaan keberagaman sosial. Hal ini disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kota Surabaya, Febryan Kiswanto pada Selasa (23/12/2025) malam.

Menurutnya keberagaman sosial dapat dilihat dari masyarakat Surabaya yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Ia mengatakan bahwa fakta tersebut membuat Surabaya bertransformasi menjadi "laboratorium hidup" bagi praktik moderasi sosial.

Baca Juga: Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Febryan menilai moderasi di Kota Pahlawan bukan lagi sekadar slogan, melainkan sudah mendarah daging dalam interaksi sehari-hari warga. Baginya, moderasi di Surabaya merupakan bentuk keseimbangan antara keyakinan pribadi dan penghormatan terhadap orang lain.

"Moderasi adalah jalan tengah yang menyeimbangkan komitmen moral dan kebiasaan sosial. Hal ini memungkinkan masyarakat kita menerima perbedaan dalam kerangka hukum dan etika bersama," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keharmonisan antara komunitas Jawa, Madura, Tionghoa, Arab, serta kelompok suku lainnya adalah bukti nyata bahwa pluralitas di Surabaya merupakan kekayaan budaya, bukan sumber konflik. Fenomena ini juga diperkuat dengan struktur sosial kampung-kampung di Surabaya yang memiliki solidaritas tinggi dan participative citizenship.

Baca Juga: Sarasehan IKA UINSA Malah Munculkan Calon Rektor dari Kalangan Guru Besar Perempuan

“Ada dua pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial di Kota Pahlawan, yakni pendidikan internalisasi nilai toleransi melalui jalur formal dan sosial sejak dini untuk membangun sikap saling menghormati,” tegasnya.

Kemudian, pilar yang kedua adalah kepemimpinan lokal yang mengedepankan peran tokoh agama dan pemimpin organisasi masyarakat (ormas) sebagai mediator dialog antar kelompok, bukan hanya sebagai pemimpin ritual.

Meski Surabaya dikenal stabil, Febryan mengingatkan bahwa tantangan sebagai kota melting pot akan selalu ada. Risiko konflik berbasis SARA yang masih terjadi di berbagai wilayah di Indonesia menjadi pengingat bahwa moderasi harus terus diperkuat melalui kebijakan publik dan praktik sosial.

Baca Juga: Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

"Tanpa pendekatan moderat, risiko disintegrasi sosial dapat meningkat. Moderasi bukan hanya konsep ideal, tapi praktik yang harus terus diperkuat dalam struktur sosial kita," ujarnya.

Terakhir, Febryan berharap sinergi nilai-nilai moderasi ini menjadikan Surabaya sebagai model percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menghadapi tantangan pluralisme di era modern. (Red)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ketua Umum KWI Ucapkan Selamat Kepada  Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Sebagai Kapolda Jawa timur yang Baru

Detik77news.id | Surabaya — Umar Ketua Umum Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono y

Polsek Kedungdung Ungkap Dugaan Persetubuhan dan Pencabulan Anak, Pelaku Diamankan

Detik77news.id | SAMPANG – Polsek Kedungdung, Polres Sampang, berhasil mengungkap dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur y

Dendam Berujung Maut, Lansia 72 Tahun di Sokobanah Dipukul Linggis, Pelaku 77 Tahun Ditangkap

Detik77news.id | SAMPANG – Polres Sampang mengungkap perkara dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dan/atau penganiayaan berat yang direncanakan terlebih d

Dugaan Aktivitas Sabung Ayam di Wonorejo Poncokusumo, Warga Minta Aparat Bertindak

Detik77news.id | MALANG – Dugaan adanya aktivitas sabung ayam kembali menjadi perhatian warga di wilayah Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten M

Polres Gresik Gandeng Tim Ahli Kaji Jalur Blackspot di Driyorejo

Detik77news.id | GRESIK – Sebagai upaya menekan angka fatalitas kecelakaan, Polres Gresik melalui Satuan Lalu Lintas bersama Ditlantas Polda Jatim dan tim ahli

Cegah Tawuran Remaja dan 3C, Polsek Semampir Intensifkan Patroli di Empat Ruas Jalan

Detik77news.id | SURABAYA – Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, terus meningkatkan kegiatan patroli Harkamtibmas guna menjaga keamanan dan k