Balita 4 Tahun Meninggal Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang
- Penulis : Redaksi
- | Kamis, 20 Agu 2026 10:12 WIB
Detik77news.id | SAMPANG – Seorang balita berusia 4 tahun berinisial F meninggal dunia setelah ditemukan tenggelam di sebuah kubangan penampungan air yang digunakan untuk menyiram tanaman tembakau di Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui merupakan warga Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian kedua orang tua korban sedang berada di ladang untuk merawat tanaman tembakau, seperti menyiram tanaman dan membersihkan ulat tembakau. Lokasi kedua orang tua korban berjarak sekitar 100 meter dari kubangan air tersebut.
Saat sedang bekerja, kakak korban berinisial U, 15 tahun, mendatangi kedua orang tuanya dan memberitahukan bahwa adiknya berada di dalam kolam penampungan air yang digunakan untuk kebutuhan penyiraman tanaman tembakau.
Mendapat informasi tersebut, kedua orang tua korban langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dan mengapung di dalam kubangan air berukuran sekitar 1,5 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter.
Korban kemudian segera dievakuasi oleh orang tuanya dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat tenggelam di kubangan penampungan air tersebut. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah mengapung di permukaan air.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menolak dilakukan visum terhadap jenazah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun. Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan keluarga yang diketahui oleh kepala desa setempat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Karang Penang mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), serta melakukan dokumentasi di lokasi.
“Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar kolam, kubangan, maupun tempat penampungan air di area perkebunan dan persawahan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” ujarnya.
Editor : Redaksi